Friday, February 03, 2006

Valentine's Day

Ada Apa Dengan Valentine’s Day ?
Pada bulan Februari, kita selalu menyaksikan media massa, mal-mal,pusat-pusat hiburan bersibuk-ria berlomba menarik perhatian para remajadengan menggelar pesta perayaan yang tak jarang berlangsung hingga larutmalam bahkan hingga dini hari. Semua pesta tersebut bermuara pada satuhal yaitu Valentine’s Day. Biasanya mereka saling mengucapkan "selamathari Valentine", berkirim kartu dan bunga, saling bertukar pasangan,saling curhat, menyatakan sayang atau cinta karena anggapan saat ituadalah ?hari kasih sayang?. Benarkah demikian?
Sejarah Valentine?s DayThe World Book Encyclopedia (1998) melukiskan banyaknya versi mengenaiValentine?s Day :
Some trace it to an ancient Roman festival called Lupercalia. Otherexperts connect the event with one or more saints of the early Christianchurch. Still others link it with an old English belief that birdschoose their mates on February 14. Valentine’s Day probably came from acombination of all three of those sources–plus the belief that springis a time for lovers.?
Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa RomawiKuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta(queen of feverish love) Juno Februata. Pada hari ini, para pemudamengundi nama ?nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambilnama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannyaselama setahun untuk senang-senang dan obyek hiburan. Pada 15 Februari,mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala.Selama upacara ini, kaum muda melecut orang dengan kulit binatang danwanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuatmereka menjadi lebih subur.
Ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara inidan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-namagadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalahKaisar Konstantine dan Paus Gregory I (lihat: The EncyclopediaBritannica, sub judul: Christianity). Agar lebih mendekatkan lagi padaajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara RomawiKuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine?s Dayuntuk menghormati St.Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari(lihat: The World Book Encyclopedia 1998).
The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranyadilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian tidakpernah ada penjelasan siapa ?St. Valentine? termaksud, juga dengankisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumbermengisahkan cerita yang berbeda.
Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap danmemenjarakan St. Valentine karena menyatakan tuhannya adalah IsaAl-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan orang Romawi. Maha TinggiAllah dari apa yang mereka persekutukan. Orang-orang yang mendambakandoa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.
Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentaramuda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari padaorang yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah,namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemudasehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M(lihat: The World Book Encyclopedia, 1998).
Kebiasaan mengirim kartu Valentine itu sendiri tidak ada kaitan langsungdengan St. Valentine. Pada 1415 M ketika the Duke of Orleans dipenjaradi Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang St.Valentine 14Februari, ia mengirim puisi kepada istrinya di Perancis. KemudianGeoffrey Chaucer, penyair Inggris mengkaitkannya dengan musim kawinburung dalam puisinya (lihat: The Encyclopedia Britannica, Vol.12hal.242 , The World Book Encyclopedia, 1998).
Lalu bagaimana dengan ucapan ?Be My Valentine?? Ken Sweiger dalamartikel ?Should Biblical Christians Observe It?? (www.korrnet.org)mengatakan kata ?Valentine? berasal dari Latin yang berarti : ?Yang MahaPerkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa?. Kata ini ditujukan kepadaNimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak,-tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi ?to be myValentine?, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan(karena memintanya menjadi ?Sang Maha Kuasa?) dan menghidupkan budayapemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut Syirik, artinyamenyekutukan Allah Subhannahu wa Ta’ala. Adapun Cupid (berarti: thedesire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod ?the hunter?dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburuwanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!
Saudaraku, itulah sejarah Valentine?s Day yang sebenarnya, yangseluruhnya tidak lain bersumber dari paganisme orang musyrik,penyembahan berhala dan penghormatan pada pastor. Bahkan tak adakaitannya dengan ?kasih sayang?, lalu kenapa kita masih juga menyambutHari Valentine? Adakah ia merupakan hari yang istimewa? Adat? Atau hanyaikut-ikutan semata tanpa tahu asal muasalnya?. Bila demikian, sangatdisayangkan banyak teman-teman kita -remaja putra-putri Islam- yangterkena penyakit ikut-ikutan mengekor budaya Barat dan acara ritualagama lain. Padahal Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: ?Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya.Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan dimintapertangggungjawabnya? (Al Isra’ : 36).
Hukum Merayakan Hari ValentineKeinginan untuk ikut-ikutan memang ada dalam diri manusia, akan tetapihal tersebut menjadi tercela dalam Islam apabila orang yang diikutiberbeda dengan kita dari sisi keyakinan dan pemikirannya. Apalagi bilamengikuti dalam perkara akidah, ibadah, syi?ar dan kebiasaan. PadahalRasul Shallallaahu alaihi wa Salam telah melarang untuk mengikuti tatacara peribadatan selain Islam: ?Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.?(HR. At-Tirmidzi).
Bila dalam merayakannya bermaksud untuk mengenang kembali Valentine makatidak disangsikan lagi bahwa ia telah kafir. Adapun bila ia tidakbermaksud demikian maka ia telah melakukan suatu kemungkaran yang besar.
Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata, ?Memberi selamat atasacara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwaperbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya danpuasa mereka, dengan mengucapkan, ?Selamat hari raya!? dan sejenisnya.Bagi yang mengucapkannya, kalau pun tidak sampai pada kekafiran, palingtidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamatatas perbuatan mereka yang menyekutukan Allah. Bahkan perbuatan tersebutlebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai dari pada memberiselamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yangkurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadariburuknya perbuatan tersebut. Seperti orang yang memberi selamat kepadaorang lain atas perbuatan maksiat, bid?ah atau kekufuran maka ia telahmenyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Allah.?
Abu Waqid Radhiallaahu anhu meriwayatkan: Rasulullah Shallallaahu alaihiwa Salam saat keluar menuju perang Khaibar, beliau melewati sebuah pohonmilik orang-orang musyrik, yang disebut dengan Dzaatu Anwaath, biasanyamereka menggantungkan senjata-senjata mereka di pohon tersebut. Parasahabat Rasulullah berkata, ?Wahai Rasulullah, buatkan untuk kami DzaatuAnwaath, sebagaimana mereka mempunyai Dzaatu Anwaath.? Maka RasulullahShallallaahu alaihi wa Salam bersabda, ?Maha Suci Allah, ini seperti yang diucapkan kaum Nabi Musa, ?Buatkanuntuk kami tuhan sebagaimana mereka mempunyai tuhan-tuhan.? Demi Dzatyang jiwaku di tangan-Nya, sungguh kalian akan mengikuti kebiasaanorang-orang yang ada sebelum kalian.? (HR. At-Tirmidzi, ia berkata,hasan shahih).
Syaikh Al-Utsaimin rahimahullah ketika ditanya tentang Valentine?s Daymengatakan : ?Merayakan hari Valentine itu tidak boleh, karena: Pertama: ia merupakan hari raya bid?ah yang tidak ada dasar hukumnya didalam syari?at Islam. Kedua: ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara-perkara rendahanseperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para salaf shalih(pendahulu kita) ? semoga Allah meridhai mereka. Maka tidak halalmelakukan ritual hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum,berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya. Hendaknya setiap muslimmerasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak mempunyaipegangan dan ikut-ikutan. Semoga Allah melindungi kaum muslimin darisegala fitnah (ujian hidup), yang tampak ataupun yang tersembunyi dansemoga meliputi kita semua dengan bimbingan-Nya.?
Maka adalah wajib bagi setiap orang yang mengucapkan dua kalimatsyahadat untuk melaksanakan wala? dan bara? ( loyalitas kepada muslimindan berlepas diri dari golongan kafir) yang merupakan dasar akidah yangdipegang oleh para salaf shalih. Yaitu mencintai orang-orang mu?min danmembenci dan menyelisihi (membedakan diri dengan) orang-orang kafirdalam ibadah dan perilaku.
Di antara dampak buruk menyerupai mereka adalah: ikut mempopulerkanritual-ritual mereka sehingga terhapuslah nilai-nilai Islam. Dampakburuk lainnya, bahwa dengan mengikuti mereka berarti memperbanyak jumlahmereka, mendukung dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslimdalam setiap raka?at shalatnya membaca,
?Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telahEngkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yangdimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.? (Al-Fatihah:6-7)
Bagaimana bisa ia memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya jalanorang-orang yang mukmin dan dijauhkan darinya jalan golongan mereka yangsesat dan dimurkai, namun ia sendiri malah menempuh jalan sesat itudengan sukarela.
Lain dari itu, mengekornya kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akanmembuat mereka senang serta dapat melahirkan kecintaan dan keterikatanhati. Allah Subhannahu wa Ta’ala telah berfirman, yang artinya:
?Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orangYahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian merekaadalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamumengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasukgolongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepadaorang-orang yang zalim.? (Al-Maidah:51)
?Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah danhari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentangAllah dan Rasul-Nya.? (Al-Mujadilah: 22)
Ada seorang gadis mengatakan, bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka,hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cintadan suka citanya kepada orang-orang yang memperingatinya.
Saudaraku! Ini adalah suatu kelalaian, padahal sekali lagi: Perayaan iniadalah acara ritual agama lain! Hadiah yang diberikan sebagai ungkapancinta adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pestaritual agama lain dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkanseseorang terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka.
Mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuatu yang sepele, tapilebih mencerminkan pengadopsian nilai-nilai Barat yang tidak memandangbatasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga saatini kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda.
Alhamdulillah , kita mempunyai pengganti yang jauh lebih baik dari itusemua, sehingga kita tidak perlu meniru dan menyerupai mereka. Diantaranya, bahwa dalam pandangan kita, seorang ibu mempunyai kedudukanyang agung, kita bisa mempersembahkan ketulusan dan cinta itu kepadanyadari waktu ke waktu, demikian pula untuk ayah, saudara, suami ?dst, tapihal itu tidak kita lakukan khusus pada saat yang dirayakan olehorang-orang kafir.
Semoga Allah Subhannahu wa Ta’ala senantiasa menjadikan hidup kita penuhdengan kecintaan dan kasih sayang yang tulus, yang menjadi jembatanuntuk masuk ke dalam Surga yang hamparannya seluas langit dan bumi yangdisediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Semoga Allah Subhannahu waTa’ala menjadikan kita termasuk dalam golongan orang-orang yangdisebutkan:
Kecintaan-Ku adalah bagi mereka yang saling mencintai karena Aku, yangsaling mengunjungi karena Aku dan yang saling berkorban karena Aku.?(Al-Hadits).
Sumber: Buletin Annur Online - alsofwah.or.id -

No comments:

Post a Comment

komennya donk, oom-tante?