Sunday, February 10, 2008

salam SUPER! Crouching Neglects, Hidden Mistakes

CROUCHING NEGLECTS, HIDDEN MISTAKES

Salam SUPER!

Kita sering salah menganggap hal2 yg penting dan hal2 yg tdk penting,,

Kita mempertahankan yg kita pikir penting dan mengabaikan/ menelantarkan yg kita pikir tdk penting.

Semakin kita byk mengeluh menandakan semakin byk hal yg sebenarnya tdk penting yg kita lakukan dan smakin byk hal2 penting yg kita telantarkan.

Kita harus menyadari mana yg harus didahulukan dan mana yg ditunda.

Untuk apa anda bekerja? Pastinya kebykan org akan menjawab untuk mencari uang. Perbaikilah, krn sesungguhnya itu salah. Org yg bekerja hanya untuk mencari uang akan menjadi tdk agresif dan cenderung akan hanya menyalahkan org lain semisal atasannya terhadap kekurangan gajinya.

Ubahlah dgn pemikiran bekerja untuk membangun kemampuan menghasilkan uang, maka kita tdk akan terpikat dgn gaji besar yg tdk membuat kita menjadi org besar,, misalnya saja:

Digaji besar untuk diam thd kepalsuan

Digaji besar untuk setuju thd hal2 yg melanggar hukum

Digaji besar untuk bernegosiasi dgn oknum aparat membuang limbah ke sungai

Ingatlah,, semakin kita kaya, semakin besar sedekah yg kita keluarkan maka semakin byk org yg bisa kita tolong.

Byk diantara kita yg tdk sadar menelantarkan kejadian2 penting sehingga seharusnya keberhasilan yg sudah ada didepan mata kita belum jg berhasil kita dptkan.

Kita menunda, kita menelantarkan. Yang pasti bahwa kekayaan dan kebahagian hidup itu menanti kita tetapi dilain pihak kemiskinan mengejar kita

Super Point: Org yg menunda harus sadar bhwa penundaan adl penyegeraan kemiskinan.

Org yg sudah tahu apa yg hrs dilakukannya tetapi tdk melakukan yg diketahui hrs dilakukannya memperjauh jarak antara kesejahteraan yg diinginkannya dgn dirinya sekarang dan mempercepat datangnya kemiskinan.

Org2 yg sering menunda, byk menunda, ahli menunda selalu penuh kreatif dlm memberikan alasan dan memang hidupnya isinya adl alasan. Hasil akhir dr alasan2 itu? Adl penjelasan2 mengapa ia tdk berhasil. Berapa byk org yg sibuknya adl menjelaskan kpd org lain mengapa hidupnya sulit? Padahal siapa yg mau dengar?

Byk jg org yg bekerja dgn baik, melakukan sesuatu sesuai kecintaan hatinya, tetapi terpikat oleh janji2 palsu yg mudah. Mereka telah bekerja dgn baik tetapi malah mengorbankan tabungan seumur hidupnya untuk percaya kpd org2 yg menjual janji dan tidak menawarkan pekerjaan yg sesungguhnya. Anda hrs bertanya, apakah pekerjaan yg seseorang tawarkan mengharuskan anda berkeringat? mencurahkan pikiran? menggunakan hati anda untuk sabar dan disiplin? Jika ya, maka itu pekerjaan yg sesungguhnya. Jika tidak, itu hanya janji2 palsu.

Kalau org menunda hal2 baik yg seharusnya dilakukannya berarti ia melakukan hal2 yg tdk baik. Yg anda hindari adl yg baik berarti yg anda lakukan adl yg tdk baik. Sesungguhnya anda tdk boleh mengeluh karena itu pilihan anda.

Bila kita sudah ahli menunda, bagamaimana kalau kita gunakan keahlian itu untuk menunda penundaan. Setiap kali ada keinginan untuk menunda, anda katakan saya tunda nanti keinginan untuk menunda tsb.

Ahli menunda pergaulan jelek, ahli menunda perkataan emosional, ahli menunda pikiran tdk baik.

Ingatlah selalu, pekerjaan yg baik adl haknya org baik.

Ada kisah seorang pekerjayg sgt sibuk, pd malam hari sepulangnya ia dr kantor, ia menyadari bhwa gajinya kecil, pangkat tdk tinggi, tp knp ia sibuk sekali,, if i’m so busy then why I’m not rich?

Maka selalu sadarilah kualitas kesibukan yg anda jalani, apa kesibukan itu membuat anda meningkatkan kemampuan anda dlm menghasilkan uang? Apa anda bahagia karenanya? Jika jwbnya tidak, maka anda telah salah dlm menentukan apa2 yg anda anggap penting dan harus dilakukan.

Anda berfikir bahwa successful is easy? Itu hanya disillusion, fatamorgana saja. Semua keberhasilan membutuhkan kerja keras dan tidak pernah semudah yg kita bayangkan. Bekerja jujur itu merambat, perlahan tapi pasti.

Lalu mungkin anda berfikir bahwa akan lbh indah bila kita memperoleh keberhasilan tanpa usaha keras, tanpa hrs kotor, tanpa hrs luka, dan tanpa hrs lebam. Apakah ada jalan2 pintas untuk memperoleh keberhasilan tnpa kesulitan?

Jawabnya, ada. Bacalah buku yg mempunyai dua sampul, sampul dpn berjudul ‘how to get rich quick?’ sedang yg smpul belakang ‘how to get out of jail?’ Buku tersebut secara manual hrs dibaca bareng. Jadi jika org mau kaya cepat dan mudah hrs juga membaca cara2 mudah keluar dr penjara. (wehehe..)

Terkadang kita jg hanya sibuk membuat org lain menganggap kita bahagia, kita layaknya memakai topeng. Ingatlah selalu, org yg memakai topeng itu hanya org yg jelek. Lalu bagaimana cara kita melepas topeng tsb? Kita hrs bisa mensyukuri hal2 kecil yg telah Tuhan anugerahkan. Ada kisah seorang anak kecil yg malah tersenyum ketika melihat dua pasangan muda bertengkar hebat. Lalu, pasangan itu pun bertanya mengapa ia tersenyum. Ia pun menjawab bahwa mereka beruntung msh memiliki seseorang untuk diajak bertengkar sedang ank kecil itu hnya hidup seorang diri tanpa sanak saudara.

Kebahagian itu hanya masalah keputusan. Org yg bahagian adl org yg memutuskan dirinya untuk bahagia.

Bagaimana membedakan ketulusan dan kepalsuan seseorang? Pertama, org yg setia pd yg benar tidak akan mudah tertipu org yg menjual kepalsuan. Hal2 yg benar disini adl to get successful you have to work hard. Kedua, berhati-hatilah thp org yg memakai topeng. Hanya org yg jeleklah yg memakai topek. Jd, apabila ada org overly nice, overly kind, anda hrs curiga.

Super Tip: Kesalahan itu tdk menjadi kesalahan bila anda tdk menolak untuk memperbaikinya

Org yg menolak memperbaiki kesalahan, jd org salah. Ingat, apapun yg terjadi pd anda tdk akan melemahkan anda kalau anda tdk mengizinkan diri anda lemah. Kesalahan ditujukan untuk membuat anda lbh berhati-hati, utk menyadari dampak buruk dari keputusan buruk, menyadari tanggung jwb thd kata2, sikap, dan tindakan yg tdk baik. Jd, org yg sukses bukan org yg selalu berhasil tetapi org yg menjadi betul, menjadi lbh kuat setelah salah.

Kebodohan yg yakin akan dpt mengalahkan kepandaian yg ragu2. Karena pandai tidak tegas, tdk ada gunanya. Jujur tegas tdk pandai, stengah mati. Tdk jujur tdk tegas tdk pandai, apalagi.

No comments:

Post a Comment

komennya donk, oom-tante?